Increase Page Rank
Wednesday, April 21, 2010
hijau kampus surabaya universitas
universitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijauuniversitas surabaya kampus hijau
Increase Page Rank



Increase Page Rank
Universitas Surabaya Kampus Hijau
http://universitassurabayakampushijau6074828.wordpress.com
http://universitassurabayakampushijau1.blogspot.com
http://universitassurabayakampushijau1.blogspot.com
Tuesday, April 20, 2010
Monday, April 19, 2010
kompas.com
http://bola.kompas.com/read/xml/2010/04/19/00213146/Hat-trick.Martinez.Bungkam.Getafe-5#
00.21
"Hat-trick" Martinez Bungkam Getafe
#
00.20
Gol Rocchi Bikin Roma Tertinggal
#
23.58
Pemberontak Bantah Bunuh Prajurit Yaman
#
23.55
Kuburan Warga Muslim Kashmir Digali
#
23.49
Bangladesh Penjarakan 57 Penjaga Perbatasan
#
23.44
Afganistan Bebaskan Tiga Pekerja Italia
#
23.29
Bawa Balita Tanpa Izin, Bantah Menculik
#
23.24
Hajar Fiorentina, Atalanta Bisa Bernapas
#
23.07
Reaksi Pria Ketika Pasangannya Hamil
#
22.58
Etoo: Messi, Dewa Sepak Bola
#
22.43
Sony Bertemu Taufik di Simulasi Piala Thomas
#
22.16
Usai Menyentuh Ikan, Cuci Tangan dengan Sabun
#
22.15
Nadal Juara di Monte Carlo
#
22.01
Sepuluh Pemain Milan Digilas Sampdoria
00.21
"Hat-trick" Martinez Bungkam Getafe
#
00.20
Gol Rocchi Bikin Roma Tertinggal
#
23.58
Pemberontak Bantah Bunuh Prajurit Yaman
#
23.55
Kuburan Warga Muslim Kashmir Digali
#
23.49
Bangladesh Penjarakan 57 Penjaga Perbatasan
#
23.44
Afganistan Bebaskan Tiga Pekerja Italia
#
23.29
Bawa Balita Tanpa Izin, Bantah Menculik
#
23.24
Hajar Fiorentina, Atalanta Bisa Bernapas
#
23.07
Reaksi Pria Ketika Pasangannya Hamil
#
22.58
Etoo: Messi, Dewa Sepak Bola
#
22.43
Sony Bertemu Taufik di Simulasi Piala Thomas
#
22.16
Usai Menyentuh Ikan, Cuci Tangan dengan Sabun
#
22.15
Nadal Juara di Monte Carlo
#
22.01
Sepuluh Pemain Milan Digilas Sampdoria
Sunday, April 18, 2010
Friday, April 16, 2010
hijau kampus surabaya universitas
Wow, Opera Mini Diunduh 1 Juta iPhone dalam Sehari
Jumat, 16 April 2010 | 10:59 WIB
OPERA
TERKAIT
* Opera Mini for iPhone Akhirnya Disetujui Apple
* Opera Mini Daftar ke Apple App Store
* Kenapa Bukan Opera Mobile di iPhone
* Opera Mini Pakai Kunci Rahasia iPhone
* Serang Safari, Opera Mini Invasi iPhone
* GramediaShop: Panen Order Di Market Online
* GramediaShop: Step By Step Blogspot
JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran Opera Mini di App Store Apple ternyata mendapat sambutan positif para pengguna iPhone. Bagaimana tidak dalam sehari sejak tersedia telah diunduh lebih dari satu juta perangkat iPhone di seluruh dunia.
Opera Software mengklaim total 1.023.380 perangkat iPhone telah mengunduh Opera Mini dalam 24 jam sejak tersedia. Opera Mini tersedia gratis dan menawarkan akses cepat dengan dukungan kompresi data hingga 90 persen.
Sebelumnya, Opera sempat khawatir aplikasi tersebut tak diterima karena selama ini Apple melarang aplikasi browser atau aplikasi lain yang sudah tersedia secara default di iPhone dan iPod Touch. Bahkan, sampai-sampai Opera membuat counter di situsnya untuk mencatat berapa lama Opera Mini akan disetujui Apple.
Meski khawatir, jauh-jauh hari Opera optimistis Opera Mini for iPhone akan diterima Apple. Pasalnya, secara teknis aplikasi tersebut tidak melanggra SDK (software development kit) yang disediakan Apple. Saat digunakan untuk mengakses internet, Opera Mini tidak menjalankan prosesnya di perangkat iPhone melainkan memberikan perintah di server Opera.
Prototipe Opera Mini for iPhone diperkenalkan pertama kali saat Mobile World Congress 2010 di Barcelona, Spanyol dan didaftarkan ke App Store pada 23 Maret 2010. Opera Mini akhirnya lolos saringan Apple pada 12 April 2010 setelah lebih dari 20 hari sejak didaftarkan.
Jumat, 16 April 2010 | 10:59 WIB
OPERA
TERKAIT
* Opera Mini for iPhone Akhirnya Disetujui Apple
* Opera Mini Daftar ke Apple App Store
* Kenapa Bukan Opera Mobile di iPhone
* Opera Mini Pakai Kunci Rahasia iPhone
* Serang Safari, Opera Mini Invasi iPhone
* GramediaShop: Panen Order Di Market Online
* GramediaShop: Step By Step Blogspot
JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran Opera Mini di App Store Apple ternyata mendapat sambutan positif para pengguna iPhone. Bagaimana tidak dalam sehari sejak tersedia telah diunduh lebih dari satu juta perangkat iPhone di seluruh dunia.
Opera Software mengklaim total 1.023.380 perangkat iPhone telah mengunduh Opera Mini dalam 24 jam sejak tersedia. Opera Mini tersedia gratis dan menawarkan akses cepat dengan dukungan kompresi data hingga 90 persen.
Sebelumnya, Opera sempat khawatir aplikasi tersebut tak diterima karena selama ini Apple melarang aplikasi browser atau aplikasi lain yang sudah tersedia secara default di iPhone dan iPod Touch. Bahkan, sampai-sampai Opera membuat counter di situsnya untuk mencatat berapa lama Opera Mini akan disetujui Apple.
Meski khawatir, jauh-jauh hari Opera optimistis Opera Mini for iPhone akan diterima Apple. Pasalnya, secara teknis aplikasi tersebut tidak melanggra SDK (software development kit) yang disediakan Apple. Saat digunakan untuk mengakses internet, Opera Mini tidak menjalankan prosesnya di perangkat iPhone melainkan memberikan perintah di server Opera.
Prototipe Opera Mini for iPhone diperkenalkan pertama kali saat Mobile World Congress 2010 di Barcelona, Spanyol dan didaftarkan ke App Store pada 23 Maret 2010. Opera Mini akhirnya lolos saringan Apple pada 12 April 2010 setelah lebih dari 20 hari sejak didaftarkan.
Thursday, April 15, 2010
Universitas Surabaya Kampus Hijau
Lawan Predator Online, Facebook Buka Safety Center
Kamis, 15 April 2010 | 01:40 WIB
SHUTTERSTOCK
SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Untuk melawan aktivitas para predator maya yang banyak mengincar anak-anak dan gadis muda, Facebook membuka Safety Center. Di layanan ini tersedia informasi menyeluruh dan kiat-kiat bagi anak, orangtua, aparat penegak hukum, dan para guru untuk menghindari jebakan para penjahat di dunia maya tersebut.
Ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Safety Advisory Board pada Desember 2009 lalu. Melalui organisasi tersebut, Google berupaya mengatasi pelecehan di internet dengan menjalin kerja sama bersama sejumlah organisasi yang peduli seperti Common Sense Media, ConnectSafety, WiredSafety, Childnet International, dan The Family Online Safety Institute.
"Kami ingin pendekatan untuk meningkatkan rasa aman bisa dilakukan secara sederhana, mudah, dan efektif," ujar Elliot Schrage, eksekutif Facebook dalam pernyataannya, Rabu (14/4/2010).
Dalam Safety Center tersebut diberitahukan banyak hal secara deskriptif menghadapi para predator maya. Misalnya kiat praktis mengenali mereka, tindakan yang harus diambil begitu mendapat ancaman, dan bagaimana cara menghindarinya. Di sana juga tersedia link untuk melaporkan pengguna Facebook yang terindikasi predator.
Banyak kasus, anak-anak menjadi korban rayuan para pedofil. Tak jarang di antaranya yang berakhir tragis dibunuh pelaku. Gadis muda juga sering menjadi korban para 'penjahat kelamin' yang memanfaatkan Facebook dengan berpura-pura menjadi orang baik-baik.
Kamis, 15 April 2010 | 01:40 WIB
SHUTTERSTOCK
SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Untuk melawan aktivitas para predator maya yang banyak mengincar anak-anak dan gadis muda, Facebook membuka Safety Center. Di layanan ini tersedia informasi menyeluruh dan kiat-kiat bagi anak, orangtua, aparat penegak hukum, dan para guru untuk menghindari jebakan para penjahat di dunia maya tersebut.
Ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Safety Advisory Board pada Desember 2009 lalu. Melalui organisasi tersebut, Google berupaya mengatasi pelecehan di internet dengan menjalin kerja sama bersama sejumlah organisasi yang peduli seperti Common Sense Media, ConnectSafety, WiredSafety, Childnet International, dan The Family Online Safety Institute.
"Kami ingin pendekatan untuk meningkatkan rasa aman bisa dilakukan secara sederhana, mudah, dan efektif," ujar Elliot Schrage, eksekutif Facebook dalam pernyataannya, Rabu (14/4/2010).
Dalam Safety Center tersebut diberitahukan banyak hal secara deskriptif menghadapi para predator maya. Misalnya kiat praktis mengenali mereka, tindakan yang harus diambil begitu mendapat ancaman, dan bagaimana cara menghindarinya. Di sana juga tersedia link untuk melaporkan pengguna Facebook yang terindikasi predator.
Banyak kasus, anak-anak menjadi korban rayuan para pedofil. Tak jarang di antaranya yang berakhir tragis dibunuh pelaku. Gadis muda juga sering menjadi korban para 'penjahat kelamin' yang memanfaatkan Facebook dengan berpura-pura menjadi orang baik-baik.
Subscribe to:
Posts (Atom)
