Universitas Surabaya Kampus Hijau

Universitas Surabaya Kampus Hijau

Di follow yaaaaa...!!!! Buat Tugas nii..... Tq... ^^

Januar David_6074828

Tuesday, April 13, 2010

/www.ongsono.com

Increase Page Rank

Increase Page Rank



Increase Page Rank


what is my ip address?

Makanan "Haram" Saat Nonton di Bioskop - universitas kampus hijau

Makanan "Haram" Saat Nonton di Bioskop
Keripik, termasuk jenis makanan yang paling mengganggu telinga penonton sebelah.
Selasa, 13/4/2010 | 18:19 WIB
KOMPAS.com - Bioskop adalah tempat untuk menikmati film-film terbaru, mengapresiasi karya seni, atau sekadar mencari hiburan pelepas penat. Karena itu, bioskop (hari gini) masih memberikan peraturan: dilarang ngobrol, dilarang mengaktifkan ponsel, atau dilarang menyelonjorkan kaki di bangku depan Anda. Semua hal tersebut akan mengganggu konsentrasi penonton lain yang berniat melakukan ketiga hal yang disebutkan pertama tadi.

Meskipun tak diatur secara resmi, ada hal lain yang bisa mengganggu ketentraman kita menonton film. Yaitu, membawa makanan yang potensial memecah konsentrasi para penonton. Makanan-makanan ini mungkin memang disediakan di lobi bioskop, tapi siapa bilang Anda harus menikmatinya di ruang pemutaran film? Ingat, Anda bukan sedang piknik. Jadi, cobalah untuk sedikit menahan diri saat berada di dalam bioskop.
Berikut tiga jenis makanan yang sebaiknya Anda konsumsi saja sebelum masuk ke ruang pemutaran:

1. Sisa makanan. Sebelum nonton, Anda mungkin menyempatkan diri untuk makan siang (atau makan malam) lebih dulu. Ternyata, waktunya kelewat mepet sehingga Anda tak sempat menghabiskan makanan. Akhirnya, makanan Anda bungkus dan Anda bawa ke dalam ruang pemutaran film. Meskipun Anda masih ingin memakannya, lebih baik tahan saja niat Anda sampai film selesai. Penonton di kursi sebelah kiri atau kanan Anda tentu tak ingin melihat dan mendengar Anda mengunyah nasi jamblang, atau menarik-narik bakmi dari boks di pangkuan Anda, sepanjang film berlangsung.

2. Makanan yang berisik. Bioskop biasanya memang menyediakan berbagai macam makanan, tetapi Anda juga perlu cermat memilihnya. Hindari makanan seperti keripik, nachos (nachos versi bioskop biasanya dominan keripik jagungnya), atau makanan renyah apa pun yang bila dimakan menimbulkan bunyi nyaring. Saat mengganggu bila adegan di layar sedang tegang-tegangnya, dan Anda sibuk mengunyah keripik. Popcorn atau kacang bisa menjadi alternatif, asal mulut Anda tak ikut menimbulkan suara berkecap-kecap.
3. Makanan yang beraroma tajam. Bau sosis atau saus daging yang baru masak pada hotdog atau burger memang menggiurkan, tapi lain ceritanya ketika dibawa ke dalam ruang bioskop. "Makanan panas membuat baunya lebih mudah tercium," ujar pakar etiket Anna Post, yang juga juru bicara The Emily Post Institute.
Jenis bau-bauan lain juga bisa mengganggu orang lain, seperti makanan yang mengandung bawang bombay, bawang putih, keju, atau cuka. Bau makanan yang baru digoreng seperti ayam atau kentang goreng juga cukup tajam dan bisa mengacaukan perhatian penonton lain.

Monday, April 12, 2010

google.com

http://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.comhttp://google.com

Sunday, April 11, 2010

Universitas Surabaya Kampus Hijau

Universitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus HijauUniversitas Surabaya Kampus Hijau

Saturday, April 10, 2010

hijau kampus surabaya universitas

hijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitashijau kampus surabaya universitas

Friday, April 9, 2010

iPhone Game Center Mencoba Bungkam XBox Live - Universitas Surabaya Kampus Hijau -

iPhone Game Center Mencoba Bungkam XBox Live

Jumat, 9 April 2010 | 11:51 WIB
AP PHOTO/ERIC RISBERG
CEO Apple Steve Jobs memperkenalkan fitur-fitur baru di iPhone OS 4.0.
CUPERTINO, KOMPAS.com - Tak hanya menyaingi Google, Apple pun mencoba membungkam Microsoft di bisnis mobile. Kalau Google bakal digempur lewat iAd, platform iklan yang masuk ke dalam aplikasi iPhone dan iPod Touch, Microsoft diserang lewat layanan game.

Salah satu fitur baru yang akan disediakan Apple dalam iPhone adalah Game Center. Layanan ini memungkinkan pengembang membuat aplikasi berjejaring sosial, misalnya multiplayer game. Preview GameKit API (application programming interface) yang menyediakan fitur Game Center tersebut tersedia dalam software iPhone OS 4 dan SDK (software development kit).

"Pengguna aplikasi bisa mengundang teman-temannya untuk bermian game bersama, melakukan multiplayer game, bertanding, mengecek hasilnya, dan membandingkan skor tertinggi," demikian penjelasan dalam situs Apple mengenai Game Center.

API untuk mengembangkan aplikasi yang terhubung dengan Game Center sudah tersedia untuk dipakai. Namun, fungsinya baru akan jalan di perangkat iPhone dan iPod Touch mulai akhir tahun nanti.

Game Center bisa jadi jawaban Apple atas XBox Live, layanan kolaborasi game yang dibanggakan Microsoft di perangkat berbasis Windows Phone 7. XBox Live merupakan salah satu elemen utama kekuatan Windows Phone 7 yang mulai tersedia mulai akhir tahun ini. Game Center dan XBox Live kelihatannya bakal bertarung akhir tahun nanti. Siapa yang menang? Tunggu saja.

Thursday, April 8, 2010

Universitas Surabaya Kampus Hijau

Gara-gara Facebook, Ibu Dituntut Anak Sendiri di Pengadilan

Kamis, 8 April 2010 | 15:32 WIB
AP/RUSSEL A. DANIELS
WASHINGTON, KOMPAS.com — Menghadapi perilaku anak di Facebook memang gampang-gampang susah. Seorang ibu di Arkansas, AS, dituntut anaknya sendiri gara-gara dianggap mengganggu dan mencemarkan nama baik di situs jejaring sosial tersebut.

Cerita berawal dari keprihatinan sang ibu bernama Denise New yang mengetahui bahwa anaknya sempat ngebut di jalanan pada malam hari karena marah dengan teman perempuannya dari tulisannya di akun Facebooknya. Ia mengaku kecewa dengan isi akun Facebok anak laki-lakinya, Lane New (16), itu.

"Tulisannya di Facebook pasti membuat orangtua yang baik akan kaget bukan kepalang," ujar Denise New. Ia mengatakan, banyak yang ditulis anaknya di Facebook bukanlah gambaran kepribadian anaknya yang dikenal selama ini.

Maka, suatu ketika saat sang anak lupa log out dari Facebook, ibunya mencoba menyusup dan mengganti password-nya. Tak hanya itu, sang ibu pun menulis kalimat-kalimat indah di Facebook sehingga seolah-olah ditulis anaknya dengan akun tersebut.

Rupanya, niat baik sang ibu tak disukai anaknya. Lane New merasa apa yang ditulis ibunya tidak benar dan malah merusak reputasinya di internet. Bahkan, ia menuntut ke pengadilan.

"Denise mula-mula meng-hack Facebook saya dan mengubah password-nya. Ia juga mengubah password e-mail saya sehingga saya tidak bisa mengaksesnya lagi. Ia juga menulis sesuatu yang memfitnah pribadi saya," tulis Lane New dalam surat dengan tulisan tangan yang dikirim kepada jaksa setempat.

Namun, tuntutan tersebut dibantah sang ibu. Denise membela diri bahwa anaknya log in menggunakan laptopnya dan lupa log out sehingga ia tidak mencuri ibarat mengambil laptop sang anak. Meski demikian, ia tetap akan menghadapinya karena, menurutnya, kasus ini kesempatan menjadi contoh bagi orangtua lainnya.

Denise New dan Lane New memang jarang bertemu. Sejak perceraian dengan suaminya, Denis menitipkan Lane kepada neneknya lima tahun lalu. Denise bahkan sempat menderita masalah mental karena selalu merasa tak sanggup memberikan kehidupan yang layak bagi anaknya. Karena kasus Facebook itu, Denise akan dimintai keterangan pada 12 Mei 2010 mendatang.